Header Ads

Ad Home

BLT Subsidi Gaji Gelombang 2 Cair November! Cermati 7 Masalah Ini, Bisa Membuat Bantuan Gagal Cair

BLT Subsidi Gaji Gelombang 2 Cair November! Cermati 7 Masalah Ini, Bisa Membuat Bantuan Gagal Cair

RepublikRI - Kabar baik datang dari Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah. Dirinya memastikan bahwa Subsidi Gaji gelombang 2 akan disalurkan mulai awal bulan November 2020.

Untuk gelombang 2 ini, bantuan akan dicairkan melalui dua tahap. Masing-masing tahap penerima manfaat akan menerima bantuan sebesar Rp 1,2 Juta, sehingga total bantuan sebesar Rp 2,4 Juta. 

Dilansir dari laman resmi Kemnaker, Ida Fauziah mengungkapkan rasa senangnya. Hal ini lantaran bantuan subsidi gaji yang telah disalurkan tepat sasaran. 

"Dengan subsidi upah ini, saya mendengar kesaksian beliau untuk menambah kebutuhan sehari-hari," ujar Ida Fauziah pada Jum'at, 23 Oktober 2020.

Ida Fauziah juga menjelaskan bahwa dalam proses pencairan bantuan ini semua tahapan berjalan lancar, namun tetap akan di evaluasi pada akhir bulan Oktober ini. 

Selain itu, Kemnaker juga memastikan bahwa bantuan subsidi gaji tahap kedua akan mulai dicairkan pada awal bulan November. 

"Insya Allah semua lancar, akhir Oktober ini akan kami lakukan evaluasi, dan awal November 2020 kami bisa transfer untuk tahap kedua," jelas Ida Fauziah. 

Oleh karena itu jangan sampai luput oleh 7 masalah ini, karena bisa sebabkan subsidi gaji gagal cair. 

Berdasarkan temuan Kemnaker, ada sejumlah kendala yang menghambat penyaluran bantuan subsidi gaji. Salah satunya adalah masalah rekening, hal ini menyebabkan calon penerima gagal dalam proses ferivikasi. 

Berikut 7 masalah yang bisa membuat calon penerima Subsidi Gaji, gagal terima bantuan.

  1. Duplikasi Rekening
  2. Rekening Tutup
  3. Rekening Pasif
  4. Rekening Tidak Valid
  5. Rekening Dibekukan
  6. Rekening Tidak Sesuai NIK
  7. Rekening Tidak Terdaftar

Hal ini disampaikan Ida Fauziah dalam keterangan resmi yang tayang melalui laman Instagram Kemnaker Sabtu, 26 September 2020.

"Ada sejumlah catatan kendala dalam penyaluran subsidi gaji atau upah, diantaranya ada sejumlah duplikasi rekening, rekening sudah tutup, rekening pasif, rekening tidak valid, dan dibekukan," Jelas Menaker.

"Selain itu, kendalanya adalah rekening yang tidak sesuai dengan NIK (nomor induk kependudukan), dan rekening yang tidak terdaftar," lanjutnya. 

Merespon hal ini, Menaker meminta kepada para pekerja yang belum menerima bantuan subsidi upah untuk aktif mengecek status rekening yang didaftarkan.

Hal ini bertujuan supaya tidak terjadi mis komunikasi yang menimbulkan bantuan subsidi gaji gagal cair. 

Ida Fauziah juga meminta pihak BPJS Ketenagakerjaan untuk segera berkomunikasi dengan berbagai pihak terkait untuk menghindari berbagai masalah yang timbul dalam penyaluran bantuan subsidi gaji.

Selain itu Ida Fauziah, juga meminta kepada penyedia kerja untuk aktif berkomunikasi dalam pelaporan rekening ke BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini bertujuan supaya, penyaluran subsidi gaji dapat tepat sasaran. 

Sebelumnya, pada proses pencairan subsidi tahap 4 gelombang 1 pihak Kemnaker telah mengembalikan sebanyak 150.000 rekening calon penerima subsidi gaji ke BPJS Ketenagakerjaan, akibat 7 masalah diatas.***


Ikuti @RepubikRI Ikuti @RepubikRI