Header Ads

Ad Home

Nilai Najwa Shihab Kena 'Sentilan' Luhut, Ruhut Sitompul: Sakitnya Tidak Seberapa Tapi Malunya Ini

Nilai Najwa Shihab Kena 'Sentilan' Luhut, Ruhut Sitompul: Sakitnya Tidak Seberapa Tapi Malunya Ini

RepublikRI - Kritikan datang dari Politisi PDIP Ruhut Sitompul untuk seorang jurnalis, Najwa Shihab.

Dalam mengawali kritikannya, Ruhut mengunggah video Najwa Shihab saat mewawancarai Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

Penggalan video itu dimulai dengan Najwa Shihab yang mendengarkan pernyataan dari Luhut Pandjaitan.

Luhut dalam video tersebut menyinggung pihak yang mengkritisi pemerintah di masa seperti ini.

Menurut Luhut tindakan mengkritisi pemerintah di momentum saat ini merupakan hal yang tidak tepat, mengingat kondisi krisis yang tengah dihadapi masyarakat Indonesia.

"Saya sudah katakan tadi Najwa. Kau sebagai warga negara, renungkan setiap tindakanmu dalam situasi krisis macam ini. Jangan kamu sok paling pahlawan sendiri, sok paling bersih. Keadaan ini bicara soal nyawa manusia, bicara masalah kemanusiaan. Kau katanya beragama. Ini salah satu tanggung jawab moralmu kepada rakyat Indonesia. Di mana kau berada. Yang membuat kau makan, membuat kita makan," kata Luhut.

Sebagaimana diberitakan Wartaekonomi.co.id, Ruhut pun menanggapi Luhut Pandjaitan yang dinilai telah mempermalukan Najwa. Di mana Luhut seakan memberikan pelajaran ke Nana, sapaan akrab Najwa Shihab.

"Sakitnya tidak seberapa tapi malunya ini, dikasih pelajaran sama Jenderal TNI AD Kopassus Purn Bapak Luhut Binsar Pandjaitan Menko Maritim & Investasi serta Pelaksana Gugus Tugas Covid-19 yang dipercayakan Bapak Joko Widodo Presiden RI ke-7. Nana Nana jangan ajari ikan berenang MERDEKA," tulisnya dalam akun Twitternya, @ruhutsitompul, seperti dikutip, Senin 5 Oktober 2020.

Diketahui, video lengkap, ucapan Luhut ternyata bukan ditunjukan ke Nana. Luhut menasihati orang-orang yang kerap berkerumun dalam konteks Pilkada 2020. Sebab sebelum penggalan video tadi, Luhut menyindir orang-orang yang ingin berkuasa lewat Pilkada.

Hal itu diperjelas dengan pertanyaan Nana ke Luhut. Nana bertanya siapa orang yang dimaksud Luhut.

"Saya mau tanya spesifik, yang Anda maksudkan deklarasi KAMI (Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia) di Magelang beberapa waktu yang lalu? Itu yang menurut Anda birahi politiknya tidak bisa dikendalikan?," tanya Najwa.

"Najwa jangan mengadu-ngadu. Siapa saja yang merasa itu," cetus Luhut.***


Ikuti @RepubikRI Ikuti @RepubikRI