Header Ads

Ad Home

Staf Puan Maharani Diduga Tahu Upeti Bansos Covid-19, Begini Bantahan PDIP

Staf Puan Maharani Diduga Tahu Upeti Bansos Covid-19, Begini Bantahan PDIP

RepublikRI - Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP PDI Perjuangan, Bambang Wuryanto atau yang akrab disapa Bambang Pacul, membantah kabar ada staf Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani, berinisial L yang disebut menerima duit miliaran dari Mensos nonaktif Juliari P Batubara untuk keperluan pemenangan calon kepala daerah dari partai banteng.

"Tidak ada staf atau ajudan Ibu Puan Maharani yang berkode L," tegas Bambang Pacul kepada Kantor Berita Politik RMOL di Jakarta, Senin (21/12).

Bambang menuturkan, staf Puan Maharani itu bernama lengkap Alex Indra Lukman. Menurut dia, Alex Indra Lukman tidak ada kaitannya dengan pemenangan Pilkada.

"Cuma Alex Indra Lukman yang memper (mirip) ada Lukman-nya. Tapi dia tak ada urusan," kata dia.

Lebih lanjut, Bambang menegaskan, dirinya tidak mengetahui dan tidak mengerti soal dugaan upeti bansos Covid-19 yang mengalir ke PDI Perjuangan.

Termasuk soal putera sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, yang disebut sebagai orang yang diduga memberi rekomendasi agar pengadaan goodie bag diserahkan ke perusahaan tertentu.

"Soal yang lain-lain saya tidak ngerti. Urusan saya pilkada, saya ketua pemenangannya, itu saja!" pungkasnya.

Diberitakan Majalah Tempo, tim khusus Menteri Sosial Juliari Batubara diduga menampung fee dari perusahaan yang ditunjuk untuk mengadakan bantuan sosial sembako bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Mereka menunjuk perusahaan yang belum lama berdiri sebagai pemenang.

Paket bantuan itu disebut-sebut dikuasai sejumlah politikus dan pejabat negara. Pun duit suap disinyalir mengalir kepada para calon kepala daerah dari PDI Perjuangan.

Juliari juga diduga bertemu dengan salah satu anggota staf Ketua PDI Perjuangan, Puan Maharani, berinisial L. Dalam pertemuan itulah diduga serah terima duit miliaran rupiah.[]




Ikuti t.me/republikco Ikuti @RepubikRI Ikuti @RepubikRI