Header Ads

Ad Home

Tere Liye: Kalau Menteri Boleh Menutupi Kena Covid, Maka Yang Lain Pun Tidak Boleh Dipenjara Gara-gara Menutupi Data Pasien, BERLAKU ADIL-LAH..

Tere Liye: Kalau Menteri Boleh Menutupi Kena Covid, Maka Yang Lain Pun Tidak Boleh Dipenjara Gara-gara Menutupi Data Pasien, BERLAKU ADIL-LAH..

RepublikRI - Kamu tahu tidak, jika yth, yang mulia Menteri yang satu ini pernah kena Covid-19? Tidak tahu?

Tidak apa. Karena bahkan Istana pun tidak tahu. Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono bilang ke wartawan hari ini, dia tidak tahu. Dan karena dia levelnya saja tidak tahu, dus, Istana tidak tahu.

Kamu tahu tidak, sebenarnya pejabat publik, pesohor, orang2 top itu wajib mengumumkan dia pernah covid atau tidak? 

Karena kalau memang tidak wajib, itu haknya malah, dia berhak menutup informasi itu, maka please, berlaku adil-lah. Orang lain juga berhak menutupi. RS, Dokter, dll TIDAK bisa dipenjarakan gara2 mereka menutupi fakta pasiennya. 

Pandemi ini benar2 menguji kualitas setiap orang.

Termasuk menguji konsistensi pendapat dan sikap kita semua. Sungguh, orang2 yang berdiri tegak tidak memihak apapun, mereka fokus pada substansi masalah. Dia tidak peduli kelompok, teman, kawan, keluarga, dll, dsbgnya. 

Jadi, mari berdoa, selama Pak Menteri kena covid-19, semua orang2 yg pernah ketemu dia, dll, dsbgnya, telah ditracing. Telah dihubungi satu-persatu. Karena meskipun dia menolak mengumumkan kena covid, dan itu memang hak pasien, dia tetap punya tanggung-jawab moral dan etika memberitahu siapapun yg pernah berinteraksi saat dia kena.

Sungguh, negara yg bakal maju, punya pejabat dengan moralitas dan etika terbaiknya. 

(By Tere Liye)

*Kamu tahu tidak? Kamu tahu tidak, jika yth, yang mulia Menteri yang satu ini pernah kena Covid-19? Tidak tahu? Tidak...


Ikuti @RepubikRI Ikuti @RepubikRI