Header Ads

Ad Home

Nurdin Abdullah Ditangkap KPK, Peraih Bung Hatta Anti Corruption Award

Nurdin Abdullah Ditangkap KPK, Peraih Bung Hatta Anti Corruption Award

RepublikRI - Tahun 2017 Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mendapatkan penghargaan bergengsi di bidang anti korupsi. Nurdin Abdullah mendapatkan Bung Hatta Anti Corruption Award (BHACA).

Saat menjadi Bupati Bantaeng, Nurdin Abdullah disebut punya komitmen kuat dalam memerangi korupsi dalam menjalankan pemerintahan.

Nurdin saat ini sudah tiba dan Bandara Soekarno Hatta dan langsung dibawa ke Kantor KPK untuk dilakukan pemeriksaan. KPK punya waktu 1x24 jam untuk menentukan status Nurdin Abdullah.

Mengutip dari website resmi Pemprov Sulsel, Nurdin Abdullah adalah Bupati Kabupaten Bantaeng periode 2008 hingga 2013 dan periode 2013 – 2018.

Pada Mei 2015 Nurdin menerima penghargaan “Tokoh Perubahan” dari surat kabar Republika bersama tiga pejabat daerah lainnya.

Pada 15 Agustus 2016, Ia mendapat anugerah Tanda Kehormatan Bintang Jasa Utama dari presiden Indonesia Joko Widodo.

Tanda Jasa ini dianugerahkan kepada empat tokoh yang dinilai telah memberikan sumbangsih dalam bidang sosial kemanusiaan.

Nurdin Abdullah lahir di Kota Parepare, Sulawesi Selatan tanggal 07 November 1963. Nurdin Abdullah merupakan anak pertama dari enam bersaudara. Ayahnya berasal dari Kabupaten Bantaeng ( Butta Toa’) dan merupakan keturunan Raja Bantaeng ke-27.

Sedangkan ibunya dalam keseharian menjadi ibu rumah tangga (IRT) dan berasal dari soppeng. Ia menikah dengan Ir. Hj. Liestiaty F. Nurdin, M. Fish pada tanggal 11 Januari 1986 dan telah dikaruniai 1 anak perempuan dan 2 anak laki-laki.

Saat ini, Nurdin dan keluarga tinggal di Perumahan Dosen Tamalanrea, Sulawesi Selatan. Selama menjabat sebagai Bupati Bantaeng, Nurdin tinggal di Rumah Jabatan Bupati Bantaeng Jalan Gagak, Bantaeng, Sulawesi Selatan.

Prof. Dr. Ir. H.M Nurdin Abdullah, M.Agr. adalah Bupati pertama di Indonesia yang memiliki gelar profesor.

Nurdin menyelesaikan studi S1 di Fakultas Pertanian dan Kehutanan di Universitas Hasanuddin pada tahun 1986 dan menyelesaikan studi S2 Master of Agriculture di Universitas Kyushu Jepang pada tahun 1991.

Di Universitas yang sama, ia pun menyelesaikan studi S3 Doktor of Agriculture (1994). Sebelum berkecimpung di dunia politik, Nurdin dikenal sebagai seorang akademisi, dan pernah menempati beberapa jabatan struktural di universitas maupun di perusahaan swasta.

Nurdin Abdullah dikukuhkan sebagai Guru Besar Fakultas Kehutanan di Universitas Hasanuddin dan menjadi Dewan Penyantun Politeknik Negeri Makassar.

Terakhir ia memilih dunia politik dan mengabdi kepada masyarakat sebagai Bupati Bantaeng dua periode berturut-turut hingga tahun 2018.

Karier Nurdin Abdullah baik itu di bidang pendidikan, bisnis atau pun pemerintahan dinilai cemerlang oleh karena itu tak heran jika Nurdin hingga kini mengoleksi lebih dari 100 penghargaan dari berbagai macam bidang.

Pada Pemilihan Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan 2018, Nurdin Abdullah yang berpasangan dengan Andi Sudirman Sulaiman mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur Sulawesi Selatan.

Pasangan ini didukung oleh tiga partai politik, yaitu Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Pada pemilihan yang diselenggarakan pada tanggal pada tanggal 27 Juni 2018, pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman mendapatkan suara terbanyak, 1.867.303 suara, mengungguli tiga orang pesaingnya.


Riwayat Pendidikan

Tamat SDN Tahun 1976

Tamat SMP Tahun 1979

Tamat SMAN 5 Makassar Tahun 1982

S1 Fakultas Pertanian dan Kehutanan UNHAS Tahun 1986

S2 Master of Agriculture Kyushu University Jepang Tahun 1991

S3 Doktor of Agriculture Kyushu University Jepang Tahun 1994


Pendidikan / Latihan Jabatan

Pra Jabatan Tahun 1987

LEMHANAS RI Angkatan IV tahun 2010


Riwayat Jabatan

Guru Besar Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin

Presiden Direktur PT Maruki Internasional Indonesia

President Director of Global Seafood Japan

Director of Kyusu Medical Co. Ltd. Japan

Dewan Penyantun Politeknik Negeri Makassar

Bupati Bantaeng, Masa Bakti 2008 – 2013

Bupati Bantaeng, Masa Bakti 2013 – 2018

Gubernur Sulawesi Selatan, Masa Bakti 2018-2023


Riwayat Organisasi

Ketua Persatuan Alumni dari Jepang – Sulawesi Selatan

Ketua Umum Masyarakat Perhutanan Indonesia Reformasi Sulawesi Selatan

Ketua Umum Persatuan sarjana Kehutanan Sulawesi Selatan

Ketua Yayasan Maruki Makassar

Ketua Badan Majelis Jami’ah Yayasan Perguruan Islam Athirah Bukit Baruga

Ketua Umum KONI Kabupaten Bantaeng

Badan Penasehat PGRI Kabupaten Bantaeng

Ketua Bidang Pertanian APKASI, 2010 – 2015

Koordinator Wilayah assosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Provinsi Sulawesi Selatan, 2010 – 2015.

Sekjen Assosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) tahun 2015 – sekarang

[sc]




Ikuti @RepubikRI Ikuti @RepubikRI