Header Ads

Ad Home

Abu Janda Sering Persoalkan Ucapan Hari Natal, Tokoh Papua: Provokator Berbaju Pancasila

Abu Janda Sering Persoalkan Ucapan Hari Natal, Tokoh Papua: Provokator Berbaju Pancasila

RepublikRI - Tokoh Papua yang juga pegiat sosial media Christ Wamen menyoroti sikap Abu Janda yang kerap mempersoalkan umat muslim harus mengucapkan hari natal kepada umat Nasrani. 

Terbaru, Abu Janda melalui akun instagram melakukan sebuah sayembara. Bagi siapapun yang menemukan ayat Al-Quran atau pun hadist tentang pelarangan umat muslim mengucapakan natal akan diberi uang ratusan juta. 

Menanggapi hal tersebut, Christ Wamen justru memiliki pandangan berbeda. Ia sendiri yang beragama Nasrani tidak mempersalahkan persoalan kecil tersebut. 

Selain merasa kesal dengan Abu Janda, ia juga merasa risih dengan sosok Ade Armando, Denny Siregar dan Eko Kuntadhi. Karena terus menerus mempersalahkan ucapan selamat hari natal. 

"Empat manusia ini selama 7 tahun rezim ini berkuasa stp menjelang natal pasti mrk persoalkan umat utk ucapkan selamat natal," bukanya melalui akun @PutraWadapi.

Ia menganggap apa yang dilakukan empat orang di atas dengan terus mengkritik ulama yang melarang memberikan ucapan natal. Terlebih Abu Janda sampai menantang umat muslim untuk menemukan ayat Al-Quran terkait hal tersebut. 

Baginya sikap tersebut merupakan tindakan intoleransi dan tidak mencerminkan sikap saling menghargai dalam memandang suatu perbedaan. 

"Kita yg nasrani sj tdk persoalkan umat agama lain mau ucapkan selamat natal apa tdk itu tdk perlu dipaksa. Provokator berbaju toleransi dan pancasila," jelasnya. 



Sontak saja cuitan Christ Wamen itu lamgsung dibanjiri komentar warganet. Tak sedikit dari mereka yang menyetujui pendapat tokoh Papua tersebut. 

"Nah betul itu pdhl dibawah lho gak ngurus ngucapkan atau gak dan gak ada masalah, sebenarnya yg ribut ya mereka saja," ucap akun @arriniemak**.

"Benar sekali bung.. 4 orang ini sbenarnya pemecah belah anak bangsa, yg berkedok toleransi.. mrk makan dgn belas kasihan tangan2 sibos, kasihan keluarga mrk," celetuk akun @ansari**.

"Teman sy ada yg nasrani aja santai, kami tetap berteman. Saling mengunjugin bahkan mantan bos sy sampai skrg berteman baik dan sy ga pernah ucapin, tetap baik aja," ungkap akun @Knowec**.

"Setuju pak wamena, antar agama memang sengaja dibentur2kan oleh mrk, padahal dr dolooo jg kagak ada masalah terkait RAS, kenapa sejak rezim ini berkuasa menjadi masalah???," sambung akun @Urehg**.

"Penyelesaiannya cukup 1 dan itu simple, tokoh nasrani nasional tinggal konferensi pers bahwa tidak perlu umat muslim dari kalangan apapun utk mengucapkan selamat natal cukup mereka umat nasrani dapat ucapan dari umat nasrani sendiri. Sudah gt aja selesai keributan tahunan itu," timpal akun @Yugotum**.[suara]



Ikuti t.me/republikco Ikuti @RepubikRI Ikuti @RepubikRI